Penyebab Asma Bronkial

Penyebab Asma BronkialPenyakit Asma adalah obtruksi jalan napas kuat, episodik yang diakibatkan oleh rangsangan yang tidak menimbulkan respons pada orang sehat. Asma telah didefinisikan sebagai gangguan yang dikarateristikkan oleh paroksisme rekurens mengi dan dispnea yang idak disertai oleh penyakit jantung atau penyakit lain.

Penyebab Asma Bronkial

Penyebab Asma Bronkial

Asma bronkial adalah penyakit saluran napas yang ditandai oleh serangan mendadak dispnea, batuk, serta mengi. Serangan asma ini dapat berlangsung singkat dan ringan atau berat dan berlangsung selama berhari-hari.

GEJALA ASMA BRONKIAL

Meski asma dikarakteristikkan oleh mengi, tidak semua mengi dihubungkan dengan asma. Mengi lokal unilateral dapat disebabkan oleh aspirasi benda asing atau oleh tumor. Penyebab lain mencakup emboli pulmonal, infkesi, gagal ventrikel kiri, fibrosis kistik, defisiensi imunologis, dan penyakit pernapasan karena virus. Mengi selalu suatu tanda bermakna yang harus diselidiki. Patogenesis asma mengacu pada nonspesific hyperirritability pada percabangan (pohon) trakea.

Beberapa hasil survei di Amerika Serikat, sekitar 5% orang dewasa dan 8% anak-anak total dari jumlah penduduk di Amerika Serikat adalah penderita asma. Diperkirakan bahwa 15 juta orang di Amerika Serikat menderita asma. Terdapat peningkatan insidensi dan mortalitas asma secara bemakna selama beberapa dekade terakhir, terutama pada populasi minoritas.

Penyebab asma bronkial pada anak biasanya dibedakan berdasarkan dari pemicu-pemicu yang menyebabkan terjadinya suatu inflamasi atau peradangan dan juga hal yang menimbulkan terjadinya penyempitan yang terjadi di saluran napas dan juga hiperaktivitas yang terjadi dengan faktor yang  bisa mencetuskan terjadinya konstriksi akut pada penderita penyakit asma yang sensitif. Untuk klasifikasi jenis ini, penyakit asma terbagi menjadi dua jenis, yakni adalah asma bronkial ekstrinsik dan asma bronkial intrinsik.

  1. Asma ekstrinsik
    Penyebab asma bronkial yang ditemukan pada anak-anak biasanya diakibatkan oleh serangan alergen atau benda asing yang bisa memicu terjadinya penyakit alergi. Gejala asma awal yang terjadi dengan demam tinggi dan juga eksim yang terjadi akibat adanya serangan alergi dan juga dalam keadaan atopi. Alergen bisa saja menyebabkan penyakit asma ini biasanya dalam bentuk protein seperti serbuk sari yang terhirup dengan tiddaki sengaja, bulu pada binatang peliharaan, kain pembalut serta makanan olahan seperti produk susu dan juga cokelat. Hal yang harus diketahui adalah walaupun alergen tersebut dalam jumlah yang sedikit, namun bisa menjadi penyebab asma pada anak. Namun demikian, biasanya penyakit asma pada anak jenis ekstrinsik ini akan sembuh dengan sendirinya seiring dengan usia semakin bertambah.
  2. Asma intrinsik
    Penyakit asma bronkial intrinsik atau idiopatik biasnaya sering ditemukan dari faktor penyebab asma bronkial yang lebih jelas. Faktor yang non spesifik seperti bentuk dari penyakit flu biasa, latihan fisik, dan juga emosi yang berlebihan dan bisa memicu dari terjadinya serangan penyakit asma. Asma intrinsik biasanya cenderung lebih lama terjadi dibandingkan dengan penyakit asma ekstrinsik. Asma intrinsik biasanya akan muncul pada orang dewasa yang berusia diatas 40 tahun. Dan umumnya pada penderita asma ekstrinsik akan mengidap penyakit polip hidung, sinusitis kambuhan dan juga obstruksi pada saluran pernapasan yang lebih berat yang akan memberikan suatu respon pada obat aspirin yang sudah terlebih dahulu dicampur ke dalam berbagai jenis kombinasi. Dan serangan penyakit asma ini biasanya akan berlangsung lebih lama dan juga disertai dengan adanya mengi atau bunyi napas tanpa adanya suatu faktor atopi. Terjadinya serangan penyakit asma yang terjadi dengan terus menerus ini lama kelamaan akan menyebabkan penyakit bronkitis kronik dan juga emfisema.

Penyebab penyakit asma bronkial ini akan menimbulkan suatu konsep patogensis berupa inflamasi atau suatu peradangan yang terjadi dengan kronis dalam bentuk penyempitan pada dinding saluran pernapasan yang pada akhirnya akan meenyebabkan aliran udara di dalam keluar menjadi semakin terbatas, dan selain itu juga saluran nafas yang semakin lama menjadi semakin responsif disaat sedang menerima suatu rangsangan dari beberapa jenis stimulan. Gejala asma yang khas adalah inflamasi yang terjadi di dalam saluran pernapasan dengan bertambahnya aktivitas pada eosinofi, sel mast, makrofag, limfosit T pada mukosa dibagian saluran pernapasan dan juga bagian lumen. Dan bersamaan dari terjadinya peradangan kronis yang terjadi, maka stimulain epitel bronkial yang memperbaiki radang sehingga menyebabkan terjadinya suat pergantian pada fungsi dan juga struktural. Hal ini biasanya akan berlangsung dengan terus menerus sehingga akan menimbulkan suatu gambaran yang unik atau khas dari penyakit asma respon dari suatu peradangan dan juga remodelling dari saluran pernapasan.

Selain itu, penyebab asma bronkial adalah masuknya agen lengkungan ke dalam tubuh yang akan memberikan pengaruh kurang baik pada sel saluran napas. Dan saluran pernapasan yang biasanya terdiri dari otot polos serta dari sel-sel kelenjar traktus respiratorius. Pengaruh dari agen lingkungan yag sangat kuat inilah yang pada akhirnya menimbulkan suatu kontraktilitias dengan bronkosopasme dan terjadinnya suatu peningkatan sekresi dari mukus dalam bentuk gejala asma yang khas.

Penyebab Asma Bronkial


=====================================

>>> Kapsul Herbal Asma Untuk Mengobati Penyakit Asma dan Gejalanya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Asma and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *